KEMITRAAN PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL PERIKANAN

Mei 11, 2009 at 10:04 am Tinggalkan komentar

Jakarta, 7-8 Mei 2009. Penyusunan Pedoman Umum Kemitraan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan. Direktorat Usaha dan Investasi, Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Departemen Kelautan dan Perikanan.

Direktur UI, Ditjen PHP-DKP, Victor Nikijuluw, membuka acara ini. Menurutnya, UMKM itu amat strategik, karena: (i) Menjadi katup pengaman ekonomi nasional; (ii) Padat karya; dan (iii) Hemat modal.

Diskusi berkembang sangat menarik. Dengan tetap merujuk pada peraturan perundangan yang berlaku, namun muncul tafsir-tafsir baru yang innovatif. Peserta berani mengkritik perkembangan kemitraan (secara umum) selama ini, yang dinilai tidak selalu menghasilkan kondisi seperti yang diharapkan. Kadang muncul situasi “UMKM memberi subsidi kepada perusahaan besar.”

Piramida pelaku usaha perikanan juga berbentuk piramida yang terlalu tambun di bawah, dan terlalu runcing di puncaknya. Hanya sekitar 1% pelaku usaha perikanan, ternyata menghasilkan 70% nilai produksi hasil perikanan. Ini amat tidak sehat. Yang sehat itu, nilai produksi sebesar itu dihasilkan oleh 10 persentil pertama, yang ditopang dengan banyak usaha-menengah dan tidak terlalu banyak usaha kecil.

Situasi itu hanya mungkin tercapai dengan sebuah mekanisme “naik kelas”. Ini  sama sekali berbeda dengan trickle-down effect, seperti yang diandalkan selama ini. Di sini muncul indikator kinerja baru sebuah sistem kemitraan, yaitu tumbuhnya UMKM menjadi lebih sehat dan lebih besar, serta bertambahnya pemain pada usaha besar. Dengan kata lain, terjadi peningkatan kesejahteraan pada dasar piramida, yang disertai dengan terjadinya perbaikan struktur pasar. Bukankah perusahaan besar selama ini selalu menjadi pasar utama produk olahan hasil perikanan.

Peserta juga mengkritik praktek kemitraan selama ini. Fungsi-fungsi pembinaan, yang diberikan kepada Perusahaan Mitra, pada umumnya telah membuat pemerintah lalai. Ia lupa mandat tradisionalnya, bahwa pembinaan itu ada di tangan pemerintah. Pada diskusi itu, ditegaskan bahwa pemberian kewajiban pembinaan kepada Perusahaan Mitra, tidak lantas membebaskan peran peran pemerintah untuk melakukan pembinaan. Perusahaan Mitra membina Kelompok Mitra pada umumnya terkait dengan soal pengembangan produk, pengawasan mutu, dan kontinuitas pasokan. Sedangkan pembinaan yang diemban oleh pemerintah menyangkut peningkatan kapasitas secara umum dan penguatan kelembagaan.

Dengan demikian, fungsi pembinaan pemerintah itu secara langsung dijalankan melalui kegiatan edukasi, pelatihan, dan fasilitasi (termasuk pendampingan di lapangan dan membangun relasi bisnis yang mengaitkan usaha Kelompok Mitra dengan pasar yang stabil). Secara tidak langsung dilakukan melalui penciptaan iklim usaha yang adaptif terhadap UMKM melalui penyediaan regulasi yang afirmatif.

Kemitraan, yang terdiri dari berbagai pola yang sesuai dengan situasi dan kondisi bisnis di suatu wilayah pada waktu tertentu, hendaknya dibangun berdasarkan visi kolektif (shared vision) yang sama dan realistik. Masing-masing pihak yang bermitra memiliki integritas yang tinggi serta memiliki kompetensi yang jelas yang saling menguatkan. Kemitraan hendaknya mampu meningkatkan kompetensi para-pihak.

Selama ini, kemitraan yang menghubungkan antara UMKM dengan perusahaan besar (yang pada umumnya berfungsi sebagai pasar utama UMKM) direkat oleh peran ‘koordinator pengumpul’. Koordinator itu tokoh ekonomi eksternal yang memiliki pemahaman budaya lokal dan memiliki akses ekonomi pada sumberdaya lokal. Pada masa yang akan datang diharapkan kekuatan-kekuatan kolektif UMKM itulah yang akan mengisi peran tersebut. Dengan demikian, tujuan ‘naik kelas’ itu sudah difasilitasi sejak awal proses kemitraan. [Djuhendi Tadjudin].

Entry filed under: ACARA. Tags: , , , , , , .

PELECEHAN AKAL AWAM TEROWONGAN ASAP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: