WORKSHOP KONSULTAN KLINIK BISNIS

Mei 1, 2009 at 4:22 pm 2 komentar

Malang, 22-25 April 2009. Workhsop “Konsultan Klinik Bisnis”, diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Masyarakat Pesisir, DKP.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat Pesisir, Sunaryanto, membuka acara tersebut. Beliau mengatakan, bahwa Konsultan Klinik Bisnis itu merupakan asset DKP yang amat berharga, selain kedai pesisir dan SPDN. Konsultan ini diharapkan dapat mendorong proses diversifikasi usaha Koperasi Mina maupun masyarakat pesisir secara umum.

Dr. Sapta Ginting menyebutkan, bahwa Konsultan Klinik Bisnis itu bisa memilih perannya yang dirasa cocok untuk dirinya dan kebutuha wilayahnya. Mereka bisa menjadi konsultan saja, atau sekaligus menjadi pelaku bisnis UKM di daerahnya. Meski mengalami kendala anggaran selama dua tahun berturut-turut, Konsultan Klinik Bisnis ternyata menunjukkan kinerja yang menjanjikan.

Kedua pejabat di atas mengajak para konsultan untuk memanfaatkan workshop ini sebagai forum refleksi kegiatan selama ini. “Silakan rumuskan apa prestasi yang telah dicapai, apa saja yang mengalami kendala, serta bagaimana road map konsultan klinik bisnis pada masa yang akan datang,” kata Sunaryanto.

Selama tiga hari pelaksanaan, dari 15 delegasi (lokasi binaan Konsultan Klinik Bisnis), telah dirumuskan 9 rencana bisnis, yang rata-rata merupakan rencana bisnis yang sudah mulai dijalankan, sekurang-kurangnya sampai dengan tahapan persiapan. Rencana bisnis pembuatan ‘terasi super’, misalnya, yang disusun oleh konsultan dari Kabupaten Lombok Tengah, telah berhasil membina kelompok untuk menghasilkan bahan baku terasi yang memiliki citarasa, tekstur, dan penampilan yang konstan. Kemudian kelompok binaan juga telah berhasil membuat terasi siap hidang dalam kemasaran botol gelas (seperti gelas untuk selai). Bisnis itu belum terlaksana, karena menghadapi kendala permodalan.

Untuk memperkaya wawasan praktik, peserta melakukan kunjungan lapang ke daerah Batu. Obyek pertama adalah produsen kripik apel di Desa Bumiaji. Obyek kedua adalah gerai penjualan oleh-oleh yang menyediakan segala macam camilan hasil industri rumahan karya komunitas.

Pada akhir acara, peserta merumuskan 6 hasil rumusan, yang sekaligus berperan sebagai road-map Konsultan Klinik Bisnis pada masa yang akan datang. Pertama, Klinik Bisnis tetap harus menjalankan advokasi bisnis, baik menyangkut introduksi teknologi, penyediaan info bisnis, dan pengembangan motivasi masyarakat.

Kedua, Konsultan Klinik Bisnis mendorong proses diversifikasi usaha komunitas, baik melalui pengembangan bisnis individual maupun bisnis kolektif.

Ketiga, Konsultan Klinik Bisnis mendorong proses penumbuhan klaster bisnis yang alamiah. Klaster bisnis selain mencakup kegiatan yang terkait dengan produk-produk hasil kelautan maupun kegiatan ekonomi alternatif lainnya yang menopang perekonomian masyarakat pesisir secara keseluruhan.

Keempat, untuk menjalankan peran tersebut, kelembagaan Konsultan Klinik Bisnis perlu diformalkan.

Kelima, DKP perlu mengakui Konsultan Klinik Bisnis sebagai instrumen pembinaan masyarakat pesisir, setara dengan tenaga sejenis seperti KKMB (Konsultan Keuangan Mitra Bank).

Keenam, sebelum Konsultan bisa mandiri, DKP perlu memikirkan dukungan biaya operasional konsultan di lapangan. Biaya operasional itu terlalu besar untuk bisa ditopang secara mandiri oleh konsultan itu sendiri.

Dalam penutupan, Dr. Sapta Ginting menegaskan bahwa road-map hasil rumusan peserta benar-benar akan diakomodasikan oleh DKP dan ditindak-lanjuti dengan kegiatan yang masuk akal. Selanjutnya DKP akan mencari formula pengintegrasian Konsultan Klinik Bisnis dengan kegiatan dampingan lainnya seperti fasilitasi CSR dan Grameen Bank. Yang penting, para konsultan tetap tabah berjuang agar benar-benar berhasil sebagai konsultan maupun sebagai pelaku bisnis. [Djuhendi Tadjudin].

Entry filed under: ACARA. Tags: , , , , , , , , , .

PENEROPONG PELUANG DARI SENDANG BIRU FILSAFAT POLITIK

2 Komentar Add your own

  • 1. teguh saksana  |  Januari 11, 2010 pukul 2:51 pm

    Pak Jo ! Apakah sekarang sudah ada informasi mengenai tindak lanjut dari DKP Pusat tentang kelanjutan program berkaitan dengan Konsultan Klinik Bisnis.
    Kami sekarang sedang mewujudkan rencana yang diseminarkan pada acara Workhsop “Konsultan Klinik Bisnis”, 22-25 April 2009di Malang yaitu memperbaiki Kedai Pesisir menjadi suatu market yang super. (SUPER MARKET SUPER).
    Minta tambahan do’a, semoga nantinya SUKSES BESAR. Amin.
    Salam untuk semua rekan-rekan semua.
    Terima kasih.

    Teguh Saksana

    Klinik Bisnis Kab.Kulon Progo DIY

    Balas
    • 2. Djuhendi Tadjudin  |  Januari 28, 2010 pukul 1:26 pm

      Maaf baru balas, saya sudah hampir dua bulan bed-rest. Program klnik tampaknya ada tindak-lanjutnya, tapi nanti saya akan check lagi. Insyaallah awal Pebruari saya ke DKP

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: