MISTERI PEMILU ‘COUNT’

April 23, 2009 at 6:24 pm Tinggalkan komentar

Sungguh bersyukur, kita hidup di negeri yang amat akrab dengan statistik. Untuk soal penghitungan hasil pemilu pun, ilmu statistik tampil sebagai salah satu ilmu terdepan. Hasilnya, berbagai lembaga survai menghasilkan tampilan hasil cepat, yang disebut quick count, yang hasilnya relatif sama. Lembaga survai itu pun mengaku, hasil hitung cepatnya memiliki akurasi 99%.

Tiap partai, menurut akuan lembaga survai itu, memiliki karakteristik sebaran pemilih yang amat beragam. Golkar, misalnya, masih menjadi pilihan utama di banyak daerah di luar Jawa. Partai Demokrat dan PKS relatif merata. PKB tetap berbasis di Jawa Timur. PDIP dan PPP memiliki kantong-kantong tradisional. Ringkas kata, sebaran proporsi pemilih di setiap daerah itu tidak homogen, malah sebaliknya amat heterogen.

Pada saat yang sama, KPU juga menerbitkan real-time count, yang berakhir tanggal 20 April kemarin. Sampai dengan waktu terakhir, diperoleh susunan urutan ‘perolehan suara’ yang nyaris 100% sama antara quick count dengan real-time count.

Seorang sahabat, sebut saja Mas Darmo, yang lulusan S3 statistika, amat takjub melihat keragaan ini. “Quick count menggambarkan populasi melalui pengambilan contoh proporsional yang amat cermat,” katanya memulai ceramahnya.

“Jika cara pengambilan contohnya amat akurat, maka hasil akhir quick count produksi lembaga survai itu akan nyaris persis sama dengan real count produksi KPU.”

“Tapi keserupaan itu ‘harus’ terjadi pada hasil akhirnya.”

“Sedangkan dalam konteks real-time, mestinya tidak perlu terjadi keserupaan. Malah, kalau kondisi sebaran pemilih itu seperti yang dijelaskan para operator quick count, maka real-time itu harus menunjukkan fluktuasi yang dinamik.”

“Ambil contoh, jika entry pertama adalah data di Jawa Timur , maka akan terjadi kejar mengejar urutan pertama antara Partai Demokrat dengan PKB. Sementara jika entry pertama itu adalah data DKI, maka akan terjadi kejar mengejar antara Partai Demokrat dengan PKS. Jika entry pertama adalah data dari luar Jawa, mungkin saja Golkar akan muncul sebagai urutan pertama pada periode awal penghitungan nyata.”

“Hasil penghitungan nyata KPU yang menunjukkan keragaan yang persis sama dengan hasil KPU, lebih cocok disebut sebagai ajaib ketimbang sebuah kebetulan. Karena data yang dimasukkan pertama kali di real-time KPU sangat bolehjadi tidak sama dengan contoh-contoh TPS yang diambil oleh operator quick count.”

“Apakah Mas Darmo meragukan hasil real-time KPU, atau quick count, atau malah meragukan keabsahan keduanya?” tanya saya.

“Saya sama sekali tidak meragukannya. Saya terima keduanya itu sahih. Dan dengan demikian, jika quick count seperti itu, maka saya juga berharap hasil akhir real time count itu juga seperti itu.”

“Lantas?”

“Saya hanya gagal mencari argumentasi, mengapa keragaan real-time KPU itu sudah persis sama dengan quick time?”

“Maksudnya?”

“Keserupaan itu hanya mungkin terjadi jika entry oleh KPU itu relatif proporsional sejalan dengan kerangka contoh yang diambil oleh lembaga-lembaga quick count itu. Dan itu hanya mungkin terjadi dengan peluang yang teramat kecil. Lagipula buat apa KPU bersusah-payah mengeluarkan energi besar hanya untuk mengejar keserupaan itu.”

“Karena faktanya sudah menunjukkan keserupaan sejak awal, apa artinya?”

“Artinya, memang KPU memasukkan data dari TPS-TPS pewakil yang diambil oleh lembaga quick count secara proporsional. Misal, jika di lembaga survai mengambil contoh 3 TPS di kota Kota Bogor dan 2 di Kota Cirebon, misalnya, maka KPU memasukkan data di 9 TPS Bogor dan 6 TPS Cirebon.”

“Jika ternyata metoda entry datanya tidak seperti itu, apa maknanya?”

“Saya harus mencari argumen lain, mengapa terjadi keserupaan, yang seharusnya hanya terjadi pada hasil akhir real-time KPU.” [Djuhendi Tadjudin].

Entry filed under: Opini, Perubahan. Tags: , , , , , .

HAKEKAT BISNIS TAK CUKUP HANYA JIWA PEMENANG

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

April 2009
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: