SAYA TAK MIKIR MENANG, TAPI…

April 11, 2009 at 6:50 pm Tinggalkan komentar

Michael Schumacher, juara F1 tujuh kali. Terhebat dalam bidangnya. Baru dia saja yang bisa mencapai prestasi fenomenal itu.

Ketika mula kali ia jadi juara dunia, dengan mobil Benetton, orang belum teramat menghargainya. Karena semua orang tahu persis, Benetton mobil hebat ketika itu.

Lantas ia pindah ke Ferari, yang ketika itu tengah merindukan kejayaan. Mesin mobil dan sasisnya, ketika itu, tidak tergolong luar biasa.

Namun di tangan Schumi, panggilan Schumacher, Ferari telah menjadi ‘setan merah’ di lintasan. Sirkuit demi sirkuit dilalapnya. Sehingga ia mampu mengukuhkan diri sebagai juara dunia tujuh kali. Hanya Damon Hill (Inggris) dan Mika Hakinen (Finlandia) yang bisa menghalangi Schumi, sehingga ia tidak menjadi juara dunia sekian kali secara berturut-turut.

Mika Hakinen suatu ketika memberi peringatan kepada kolega-koleganya tentang kehebatan Schumi. “Asal Schumi pegang mobil standar, maka ia bisa memenangkan balapan di sirkuit mana pun juga.” Itu sebuah pengakuan, memang Schumi punya kecakapan yang hebat. Apalagi dalam kondisi sirkuit basah selepas hujan, maka Schumi akan melalapnya seolah itu sirkuit kering. Sementara pembalap lain gemetar menjaga agar mobilnya tidak selip dan berputar, Schumi malah tancap gas seperti anjing gila.

Damon Hill, yang pernah mengalami kecelakaan, ditabrak Schumi dari belakang, berkomentar ‘jenaka’: “Jangan merasa akan mememangkan balapan, ketika kamu memacu mobilmu terdepan. Karena kalau Schumi ada di belakangmu kurang dari dua digit (penulis: maksudnya kurang dari sepuluh detik), maka bisa saja sewaktu-waktu ia tabrak mobilmu.” Begitulah penggambaran Schumi, dengan gaya humor Damon Hill yang khas.

Kedua kolega Schumi, yang juga manan juara dunia itu, mengukuhkan pengakuannya terhadap kehebatan Schumi. Schumi memang cakap, dan ia amat fokus. Ketika sedang membalap di lintasan, yang dilakukannya hanya membalap dengan benar. Memacu kemampuan mobil sampai di puncaknya.

Setiap ada kesempatan, ia tancap gas dalam-dalam. Jika ada hal yang mencurigakan dengan laju mobilnya, ia kabarkan kepada tim teknisnya melalui radio. Bahkan ia tak segan-segan untuk menunda ganti ban satu dua putaran jika itu memungkinkannya, meski tim teknisnya sudah menyuruhnya masuk fit. Atau malah masuk fit satu putaran lebih cepat dari yang diinstruksikan. 

Urusan lain tidak dipikirkannya. “Ketika membalap, semua yang saya pikirkan hanya membalap. Saya minum jika tubuh sudah memberi sinyal haus, biar saya tidak dehidrasi,” katanya suatu hari. “Kencing ketika membalap, bukan urusan saya. Tubuh saya bisa menyelesaikannya sendiri. Biarkan kencing di celana, jika tubuh ingin kencing,” katanya jenaka.

Melihat kinerja Schumi yang luar biasa, maka semua orang amat yakin. Bukan cuma urusan mobil hebat dan kecakapan teknis yang hebat saja yang membuat ia jadi jawara. Sebab dua hal itu juga dimiliki oleh pembalap lainnya. Bahkan Mika Hakinen pernah mengalahkannya dengan jarak…satu putaran!

Ia harus punya faktor lain. Virus n Ach, kata David McClelland. Memang ia selalu bersemangat untuk menang. Hal itu tampak ketika ia tabrak (baca: tabrakan yang sah) Damon Hill dari belakang, sehingga Damon Hill gagal jadi juara dunia. Pernah juga ia menggeber mobilnya gila-gilaan, sehingga marjin jarak yang dua digit dengan Damon Hill dapat dipersempit olehnya. Schumi bahkan berhasil membututi Hill secara amat ketat dengan marjin kurang dari 0.4 detik, sampai suatu ketika Schumi terpelintir karena terlalu bersemangat memacu mobilnya.

Ketika ditanya soal motivasinya untuk menang, Schumi menjawabnya dengan kejenakaan yang cerdas. “Saya tidak pernah mikir menang,” katanya membuta orang-orang terpana.

“Tapi saya tidak suka pipi saya ditampar asap knalpot pembalap lain!” katanya dengan hiasan senyum yang jenaka. Itu dia! [Djuhendi Tadjudin].

Entry filed under: Inspirasi, Opini, Perubahan. Tags: , , , , , .

MEMILIH DUA CALEG DEPRESI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

April 2009
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: