BERGUNJING

April 6, 2009 at 6:05 pm 6 komentar

Tanya: Apa hobi manusia paling tua? Jawab: Bergunjing. Itu bukan soal pilihan berganda pada SIMAK UI yang baru lalu. Tapi adalah kenyataan hidup sehari-hari.

Bergunjing bisa dilakukan oleh siapa saja. Para tukang ojek menggunjingkan petinggi negeri sebagai para munafik. Menghamburkan uang ketika orang miskin sedang hidup susah. Dua pegawai sebuah instansi, sambil makan siang, membahas Si Anu ada main dengan Si Itu. Politisi sengaja membocorkan aib lawan politiknya di suatu kafe menjelang dini hari.

Bagi yang kelebihan uang, bisa memanfaatkan pelbagai layanan pergunjingan dengan tarif pulsa lumayan tinggi. Sedangkan para pramu-wisma memilih teknik yang relatif murah. Mereka, dengan gaya bak eksekutif yang sedang melobi anggota parlemen, berdiri di sudut pagar depan rumah. Bergunjing dengan tetangganya.

Yang enggan melakukannya, tapi hasrat mendengarkan gunjingannya tidak tertahankan, bisa memilih media elektronik. Semua saluran televisi dan radio menyediakan acara pergunjingan.

Sayangnya, gunjingan itu senantiasa melibatkan pihak lain dengan topik yang umumnya berkonotasi negatif. Karena itu, syariat Islam mengkategorikan bergunjing itu (ghibah) sebagai perbuatan keji.

Bergunjing merupakan maksiat lisan, lazimnya terbit dari hati tak bersih. Pergunjingan bisa mendorong tumbuhnya perbuatan lain yang tidak terpuji.

Jika gunjingan itu meyangkut kabar (negatif) yang benar, maka sama dengan menyebarkan aib orang lain. Jika berisi kedustaan, maka gunjingan itu bisa menimbulkan fitnah. Keduanya adalah kekejian yang nyata.

Rasulullah pernah menegur sahabatnya yang tengah bergunjing dengan istilah ‘memakan daging saudaranya.’ Itu sejalan dengan firman Allah: “Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang telah mati?” (Al-Hujuraat 12). 

Jadi, bergunjing itu sebuah penyakit hati yang parah. Kenapa tidak menuturkan “kebaikan orang lain” saja? Dengan cara itu, tiap orang bisa saling menyebarkan teladan. [Djuhendi Tadjudin].

Entry filed under: Opini, Renungan. Tags: , , , .

PEMBIARAN: KEJAHATAN PELAYAN PUBLIK DEMOKRASI MENURUT SOPIR TAKSI

6 Komentar Add your own

  • 1. Putu Ayu Utami Dewantari  |  April 7, 2009 pukul 11:17 am

    Kak Jo.
    Ini Ayu yg ikt pelatihan leadership di Bogor tuw.
    Isinya bgus.
    Menginspirasi dan mengobati hausnya jiwa akan perenungan.
    Tetep smgt bwt nulis y kak!
    Applause 4 u!
    Klo ke Bali, hbungi y.
    Siap jdi Tour Guide Anda!
    Hehehe.

    Balas
    • 2. Djuhendi Tadjudin  |  April 7, 2009 pukul 1:08 pm

      Terimakasih ya Ayu atas dukungannya. Saya janji, tiap hari akan ‘posting’ tulisan.

      Balas
  • 3. Sekar  |  Mei 9, 2009 pukul 10:37 pm

    “bergunjing”, menunjukan kekerdilan diri, kepicikan dan awal kekalahan……… bisakan dibilang begitu, Bung?

    Balas
    • 4. Djuhendi Tadjudin  |  Mei 9, 2009 pukul 10:53 pm

      Ya Sekar. Tepat seperti itu. “Setiap menghadapi kekalahan, seorang yang berjiwa pemenang akan mawas-diri, seorang pecundang akan bergunjing.”….Karena itu, tepat….itu akan menjadi awal dari kekalahan-kekalahan berikutnya! Terimakasih Sekar!

      Balas
  • 5. Herry Herlambang  |  September 28, 2009 pukul 12:54 pm

    Sesungguhnya bergunjing itu sama dengan fitnah…
    Seandainya kalo ada temen atau sahabat yang bergunjing itu perlu kita bawakan cermin, agar dia sadar… apakah dia lebih baik dari yang digunjingkannya…

    Bener ga kang jo…

    oh ya kapan mo beli macbook pro buat teteh or ade…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

April 2009
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: