PERTEMUAN NASIONAL KKMB

April 4, 2009 at 7:59 pm Tinggalkan komentar

Jakarta Senin (30 Maret) – Rabu (1 April). Konsultan Keuangan Mitra Bank Sektor Kelautan dan Perikanan (KKMB) berhimpun di Jakarta. Mengevaluasi perjalanan 2005-2008 dan merancang langkah 2009-2012.

KKMB tenaga sukarelawan. Tugasnya membantu UMKM agar bisa mengakses kredit bank. Agar UMKM itu layak untuk disodorkan, misalnya keluar-masuknya uang tercatat dengan baik dan uangnya tersimpan di bank, perlu dilakukan pendampingan yang seksama. “Butuh waktu 3-6 bulan, agar UMKM pantas diajukan sebagai kandidat penerima kredit perbankan,” kata seorang KKMB dari Ambon.

Sungguh sebuah perjuangan yang patut dihargai. Padahal KKMB adalah tenaga sukarelawan belaka. Mereka dilatih, dengan standar pelatihan dari Bank Indonesia. Setelah itu mereka bekerja menjadi tenaga account officer tanpa bayaran dan tanpa tanda jasa.

Memang diperkenankan untuk menetapkan ‘upah’ sebesar 2% dari nilai kredit yang dicairkan. Tapi KKMB itu secara aklamasi menyampaikan: “Tidak ada satu pun di antara kami yang mengambil uang jasa 2% itu.” Masuk akal juga, bagaimana bisa sampai hati memungut 2% dari kredit UMKM yang dicairkannya.

Menurut para pejabat di lingkungan DKP, program KKMB tergolong berhasil, meski ditopang dengan dana yang amat minimal. “Bahkan Inspektorat juga mengatakan, KKMB merupakan program pemberdayaan yang paling hemat,” kata seorang pejabat eselon tiga.

KKMB (sektor kelautan dan perikanan) berjumlah 800 orang, tersebar di seluruh provinsi. Sekitar 250 orang berhasil mengajukan usulan kredit; dan 200 orang yang berhasil mencairkan kredit. Selama 2005-2008, KKMB telah berhasil memfasilitasi akad kredit sebesar tidak kurang dari 90 miliar rupiah. Jika memasukkan realisasi dana pembinaan dari berbagai BUMN, tentu nilainya akan melampaui angka 100 miliar rupiah. Sungguh prestasi yang luar biasa.

KKMB pada umumnya mengkritik Asosiasi maupun DKP, karena selama ini mereka merasa ‘dibiarkan’. Kritik itu diterima dengan jiwa besar.

Ketua Asosiasi KKMB menyampaikan, bahwa KKMB yang berhasil pada umumnya adalah yang memiliki kecakapan sebagai seorang wirausaha atau seorang aktivis (LSM). Yang kurang berhasil adalah yang berorientasi untuk menjadikan KKMB sebagai batu loncatan untuk menjadi PNS.

Forum menyepakati, pada 2009-2012 akan dilakukan langkah-langkah berikut: (i) Meningkatkan dukungan kepada KKMB melalui penyertaan pada program-program yang dibiayai APBN.APBD; (ii) Meningkatkan kecakapan kewirausahaan; (iii) Mengintegrasikan Asosiasi dengan DKP dengan cara menempatkan staf DKP menjadi pengurus Asosiasi; dan (iv) Mendorong kelembagaan bisnis yang melibatkan KKMB. [Djuhendi Tadjudin]

Entry filed under: ACARA. Tags: , , , .

PETANI GUGAT PEMBIARAN: KEJAHATAN PELAYAN PUBLIK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

April 2009
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: